Yogyakarta dan Jawa Tengah Jadi Bidikan Ekspansi

9 hours ago 2
Yogyakarta dan Jawa Tengah Jadi Bidikan Ekspansi PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) ekspansi ke DIY dan Jawa Tengah dengan 10 proyek baru.(Dok. MI)

Pengembang properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk menyiapkan 10 proyek baru di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang mulai dikembangkan pada 2026. Sepuluh proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan marketing sales sekitar Rp880 miliar.

Direktur Utama PT Winner Nusantara Jaya Tbk Yusmen Liu mengatakan Yogyakarta dan Jawa Tengah dipilih karena dinilai memiliki pasar yang berkembang, ditopang sektor pendidikan, pariwisata, industri kreatif serta pembangunan infrastruktur.

“Ekspansi ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah merupakan bagian dari roadmap pertumbuhan jangka panjang Perseroan. Kami melihat kawasan ini memiliki potensi yang sangat besar, didukung oleh pertumbuhan ekonomi, sektor pendidikan, pariwisata, industri kreatif, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang,” kata Yusmen, Selasa (18/8).

Untuk menjalankan rencana tersebut, perseroan memperbesar kepemilikan sahamnya di PT Pemenang Nusantara Jaya dari 40% menjadi 99,6%.

Perusahaan tersebut sebelumnya bernama PT Pemenang Yabes Properti. Setelah kepemilikannya meningkat, perusahaan itu menjadi anak usaha yang laporan keuangannya dikonsolidasikan ke perseroan.

PT Pemenang Nusantara Jaya juga menargetkan pembelian 10 bidang tanah di sejumlah lokasi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Lahan tersebut dipersiapkan untuk mendukung pengembangan proyek-proyek baru perseroan di Pulau Jawa.

Perseroan belum merinci lokasi, jenis properti maupun nilai investasi untuk masing-masing proyek. Namun, seluruh proyek direncanakan mulai dikembangkan secara bertahap tahun ini.

Dari 10 proyek tersebut, perseroan membidik marketing sales hingga Rp880 miliar. Untuk mengejar target itu, perusahaan akan mengandalkan jaringan penjualan, pemasaran digital, agen properti serta kerja sama dengan lembaga pembiayaan.

Penambahan kepemilikan saham di anak usaha tersebut menggunakan kas internal perusahaan. Perseroan menyatakan transaksi itu tidak menambah kewajiban baru yang bersifat material terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Yusmen mengatakan pengembangan proyek di Yogyakarta dan Jawa Tengah juga akan menjadi dasar perusahaan untuk melihat peluang membuka proyek di wilayah lain di Pulau Jawa. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |