Pengadilan Brescia resmi menyatakan Brescia Calcio mengalami likuidasi yudisial akibat jeratan utang €20 juta. Simak perjalanan dan nasib penerusnya.(Instagram)
KLUB legendaris asal Italia, Brescia Calcio, resmi mengakhiri perjalanan panjangnya selama lebih dari satu abad di panggung sepak bola profesional. Tepat pada hari ulang tahun ke-70 sang pemilik, Massimo Cellino, Pengadilan Brescia resmi menyatakan likuidasi yudisial (judicial liquidation) atas klub tersebut.
Keputusan ini memungkas perjalanan 114 tahun sejarah klub di kompetisi Serie A dan Serie B. Langkah hukum diambil setelah Brescia Calcio gagal memenuhi kewajiban tenggat waktu keuangan, yang sebelumnya berujung pada pencabutan status profesional dan pengecualian dari liga nasional oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Beban Utang dan Kegagalan Registrasi
Krisis keuangan yang menimpa Brescia Calcio dipicu oleh beban utang yang mencapai sekitar 20 juta euro (sekitar Rp350 miliar). Upaya pendaftaran ulang yang dilakukan pada 30 Juni lalu tidak mencukupi untuk menyelamatkan finansial klub.
Bahkan, potensi dana dari mekanisme solidaritas pemindahan Sandro Tonali senilai 6 juta euro juga tidak mampu menutup defisit. Dari sudut pandang olahraga, dana transfer Tonali tersebut kini tidak lagi bisa diterima oleh Brescia Calcio dan akan dialihkan ke dana FIFA.
Upaya terakhir pendaftaran klub ke kejuaraan provinsi U-16 pada dua pekan lalu juga gagal meyakinkan pihak pengadilan. Atas keputusan likuidasi ini, para kreditur diberi batas waktu hingga 30 November untuk mengajukan klaim hak tagih mereka.
Selain masalah keuangan, persoalan identitas klub turut berakhir. Pihak Union Pasini diketahui telah mengakuisisi merek Brescia dari keluarga Corioni. Hal ini membuat Cellino tidak lagi memiliki hak untuk melarang penggunaan simbol khas "V putih" pada jersey.
Jejak Sejarah dan Lahirnya Union Brescia
Sepanjang sejarahnya, Brescia Calcio dikenal sebagai tim yang kerap menembus kasta tertinggi Serie A. Italia mengenal klub Lombardia ini sebagai tempat lahir dan bernaungnya nama-nama besar sepak bola dunia.
Andrea Pirlo memulai karier profesionalnya di sini pada rentang 1995–1998. Selain Pirlo, pemain bintang seperti Roberto Baggio, Luca Toni, Pep Guardiola, hingga Mario Balotelli pernah memperkuat Brescia.
Meski Brescia Calcio telah dibubarkan, aktivitas sepak bola di Kota Brescia tidak sepenuhnya mati. Sejak musim panas 2025, Wali Kota Laura Castelletti telah memprakarsai pembentukan klub baru bernama Union Brescia melalui pemindahan klub Feralpisalò ke Stadion Mario-Rigamonti.
Berkompetisi di Serie C pada musim 2025–2026 di bawah asuhan pelatih Eugenio Corini, Union Brescia tampil cukup kompetitif hingga menembus babak play-off promosi ke Serie B, sebelum akhirnya dihentikan oleh Ascoli.(Gazette/onefootball/Z-2)

















































