Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah di Libanon Selatan Pakai 700 Ton Bahan Peledak

4 hours ago 1
Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah di Libanon Selatan Pakai 700 Ton Bahan Peledak Militer Israel meledakkan terowongan Hizbullah di wilayah Beaufort, Libanon selatan. Israel mengklaim adanya pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.(IDF)

MILITER Israel melancarkan operasi penghancuran jaringan terowongan bawah tanah di kawasan Beaufort, Libanon selatan, menggunakan sekitar 700 ton bahan peledak. Langkah ini disampaikan dalam pernyataan bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz.

Pihak Israel mengklaim infrastruktur bawah tanah tersebut merupakan bagian penting dari rencana Hizbullah untuk menginvasi pemukiman warga di Israel utara. Operasi militer ini dilancarkan menyusul apa yang digambarkan Israel sebagai "pelanggaran terang-terangan" oleh Hizbullah terhadap kesepakatan gencatan senjata sehari sebelumnya. Namun, pernyataan resmi tersebut tidak membeberkan rincian lebih lanjut mengenai bentuk pelanggaran yang dituduhkan.

Pemerintah Israel menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk pelanggaran di kawasan perbatasan.

"Negara Israel tidak akan menerima pelanggaran apa pun terhadap kesepakatan gencatan senjata," ujar Netanyahu dan Katz dalam pernyataan bersama mereka. Pihaknya memperingatkan bahwa setiap upaya yang bertujuan membahayakan pasukan atau warga sipil Israel akan dibalas dengan "respon yang keras dan kuat."

Selain itu, pihak militer memastikan keberadaan pasukannya di wilayah perbatasan akan terus dipertahankan guna menyisir sisa-sisa kekuatan lawan.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tentara Israel akan "tetap berada di zona keamanan di Libanon selatan dan akan terus menghancurkan infrastruktur teror untuk mencegah upaya apa pun dari Hizbullah dalam membangun kembali kemampuannya."

Hingga berita ini diturunkan, pihak Hizbullah belum memberikan tanggapan atau komentar resmi terkait tindakan militer maupun tuduhan pelanggaran gencatan senjata tersebut. (CNN/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |