Jaafar Jackson berharap sekuel film biopik Michael Jackson memberi ruang bagi sudut pandang mendiang pamannya terkait tuduhan kekerasan seksual.(Instagram)
AKTOR Jaafar Jackson membagikan pandangannya mengenai proyek sekuel film biopik Michael. Pemeran mendiang pamannya, Michael Jackson, tersebut berharap kelanjutan film ini dapat memberikan ruang bagi sudut pandang sang King of Pop terkait berbagai tuduhan kekerasan seksual anak yang menderanya sejak era 1990-an.
Film biopik Michael edisi pertama mengakhiri alur ceritanya pada 1988. Meski demikian, sutradara Antoine Fuqua mengonfirmasi naskah awalnya sempat mencakup adegan yang membahas tuduhan terhadap musisi legendaris tersebut.
"Saya pikir film kedua akan memberikan lebih banyak wawasan dari sudut pandangnya, karena pada akhirnya, [tuduhan-tuduhan itu] selalu berasal dari orang lain," ujar Jaafar dalam wawancaranya bersama GQ Middle East.
"Itu adalah cerita orang lain. Itu adalah gagasan orang lain tentang apa yang terjadi, dan itu sebagian besar didorong oleh suatu agenda," lanjutnya. "Dan itulah masalah yang dialami keluarga kami, suara Michael tidak didengar. Saya pikir itu sangat, sangat penting, terutama pada tahun-tahun terakhirnya."
Film pertama menggambarkan perjalanan Michael Jackson sejak awal kariernya bersama Jackson 5 di bawah naungan Motown Records pada akhir 1960-an hingga kesuksesan album solo Bad pada akhir 1980-an. Aktor Miles Teller sebelumnya telah mengonfirmasi pada Mei lalu bahwa sekuel film tersebut sedang dalam tahap pengembangan.
Jaafar, yang merupakan putra dari Jermaine Jackson, menegaskan harapannya agar sosok humanis pamannya tetap terpancar dalam sekuel mendatang.
"Film pertama ini berfokus pada Michael dari akar sejarahnya," kata Jaafar. "Anda memahami siapa dia sebagai manusia terlebih dahulu, karena pada akhirnya, itulah dirinya dari tahun '90-an hingga ia meninggal. Ia tidak pernah mengubah kemurnian itu, perasaan untuk selalu ingin menemukan kebaikan pada orang lain. Dan tidak peduli semua hal yang ia lalui, bagaimana ia diperlakukan, apa yang dikatakan tentang dirinya, ia tidak pernah berhenti memperlakukan orang lain dengan kebaikan."
Ia menambahkan bahwa mendiang pamannya tersebut sempat "hancur," tetapi "hatinya tetap sama… Saya berharap ini bisa dirasakan di film kedua."
Chief Lionsgate, Adam Fogelson, mengonfirmasi bahwa pihak studio menargetkan memulai proses produksi sekuel ini pada akhir tahun atau awal tahun depan. Film pertama Michael yang dirilis pada April lalu berhasil menembus pendapatan lebih dari US$1 miliar di box office global pada Juli, menjadikannya film biopik terlaris sepanjang sejarah. (People/Z-2)


















































