ilustrasi(Antara)
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Sikumbang menyatakan bahwa TNI saat ini terus melakukan koordinasi intensif untuk mengambil langkah-langkah pengamanan terhadap warga Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Langkah ini diambil menyusul laporan adanya warga yang dibawa atau disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Mayjen TNI Febriel menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap pengumpulan data guna memastikan tindakan yang tepat dalam upaya pencarian masyarakat tersebut.
"Hal itu dilakukan demi mengamankan masyarakat di wilayah itu termasuk saat mengamankan warga yang dilaporkan dibawa KKB," ujar Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Jayapura, Kamis (21/8).
Koordinasi Wilayah
Sebagai bagian dari upaya penanganan, Danrem 173/PVB saat ini dilaporkan tengah berada di Timika untuk memimpin koordinasi lapangan. Selain unsur militer, Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika juga turut berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak di wilayah tersebut.
Sebelumnya, pada Rabu (19/8), pihak Korem 173/PVB bersama Koops TNI telah melakukan kunjungan langsung ke Distrik Jila. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi keamanan di wilayah tersebut dilaporkan mulai berangsur kondusif.
"Langkah-langkah keamanan sudah dikoordinasikan agar wilayah tersebut kembali kondusif," tegas Mayjen TNI Febriel.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan yang diterima, aksi KKB tersebut terjadi pada Senin (17/8) dan Selasa (18/8). Kelompok tersebut dilaporkan membawa sembilan orang perempuan dari Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika. (An/E-3)


















































