Maria Londa Fokus Latihan Fisik di Pantai Sanur Jelang Asian Games 2026

2 hours ago 1
Maria Londa Fokus Latihan Fisik di Pantai Sanur Jelang Asian Games 2026 Atlet atletik Maria Londa menjalani latihan fisik di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (16/7/2026).(ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

ATLET atletik kebanggaan Indonesia, Maria Natalia Londa, mulai mengintensifkan persiapan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang 2026. Atlet spesialis lompat ini memilih Pantai Sanur, Denpasar, Bali, sebagai lokasi latihan mandiri untuk memperkuat kondisi fisiknya.

Saat ditemui di sela-sela latihannya pada Kamis (16/7), Maria mengungkapkan bahwa progres persiapannya telah mencapai angka yang signifikan.

"Persiapan sudah 80 persen. Tinggal sekarang fokus perbaikan teknik dan terus melatih mentalitas," ujar Maria.

Dalam sesi latihan tersebut, Maria fokus pada penguatan ketahanan, kekuatan kaki, serta keseimbangan tubuh. Ia didampingi langsung oleh pelatih yang juga merupakan suaminya, Made Sukariata.

Latihan fisik ini dijalani secara disiplin sebanyak dua kali sehari, yakni pada pagi hari pukul 08.00 WITA dan sore hari pukul 16.00 WITA, selama enam hari dalam seminggu.

Fokus pada Nomor Lompat Jangkit

Di Asian Games 2026 mendatang, atlet kelahiran Denpasar ini memutuskan untuk fokus pada nomor lompat jangkit. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan teknis yang matang untuk menjaga peluang meraih medali.

"Saat ini, saya fokus ke lompat jangkit, karena memang mengejar sentimeter di lompat jangkit lebih memungkinkan dibanding lompat jauh," imbuhnya.

Meskipun optimistis, Maria menyadari tantangan besar yang menantinya di Jepang nanti. Persaingan di level Asia semakin ketat, terutama dengan munculnya atlet-atlet muda potensial, salah satunya dari Uzbekistan.

Panggung Terakhir Sang Ratu Lompat

Asian Games 2026 akan menjadi momen emosional bagi Maria Londa. Ajang ini dipastikan menjadi kompetisi terakhirnya sebelum memutuskan gantung sepatu. Faktor usia dan regulasi batas usia atlet di Indonesia menjadi alasan utama di balik keputusan pensiun tersebut.

"Itu akan menjadi pertandingan terakhir saya untuk skala nasional maupun internasional, karena di Indonesia saya sudah tidak boleh berlomba lagi kan, karena ada batasan usia di cabang atletik itu di usia 35 tahun," jelas Maria yang akan genap berusia 36 tahun pada Oktober 2026.

Berikut adalah rekam jejak dan profil persiapan Maria Londa menuju Asian Games 2026:

Aspek Keterangan
Target Ajang Asian Games 2026 (Aichi-Nagoya, Jepang)
Nomor Spesialisasi Lompat Jangkit
Lokasi Latihan Pantai Sanur, Denpasar, Bali
Frekuensi Latihan 6 Hari/Minggu (Pagi & Sore)
Riwayat Asian Games Incheon 2014, Jakarta-Palembang 2018, Hangzhou 2023, Aichi-Nagoya 2026
Prestasi Terakhir Emas Lompat Jangkit SEA Games 2025 Bangkok
Status Karier Rencana Pensiun pasca-Asian Games 2026

Sepanjang kariernya, Maria Londa telah mengharumkan nama bangsa dengan berbagai prestasi gemilang, termasuk medali emas lompat jauh di Asian Games 2014 Incheon dan yang terbaru medali emas lompat jangkit di SEA Games 2025 Bangkok. Penampilannya di Jepang nanti akan menjadi penutup dari dedikasi panjangnya di dunia atletik. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |