Pedagang Pasar Taman Puring menagih janji revitalisasi Gubernur DKI Jakarta.(Dok. Antara)
KOORDINATOR pedagang di Taman Puring, Jakarta Selatan, menagih janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera melakukan revitalisasi pasar. Tuntutan ini mencuat tepat setahun setelah kawasan tersebut dilanda kebakaran hebat pada Juli 2025 lalu.
Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun, menyatakan bahwa para pedagang masih memegang teguh komitmen Gubernur yang berjanji akan membangun kembali pasar seperti semula. Namun, hingga saat ini, kejelasan mengenai proyek revitalisasi tersebut belum kunjung diterima oleh para pedagang.
"Bahwa janji Pak Gubernur akan membangun pasar kembali seperti awal statement Pak Gubernur itu, kami tetap menunggu dan berharap," ujar Asmun dilansir dari Antara, Selasa (4/8).
Kekhawatiran pedagang meningkat setelah sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov DKI melakukan peninjauan di lokasi. Alih-alih membawa kabar mengenai pembangunan pasar, peninjauan tersebut justru terkait dengan rencana pembangunan Taman Difabel di area tersebut.
Asmun menyebutkan, munculnya wacana pembangunan taman membuat para pedagang bingung. "Setelah kami kebakaran habis semuanya, tiba-tiba ada statement lain selain pembangunan pasar kembali, terutama untuk dibangun taman. Harapan kami tetap menunggu janji Pak Gubernur," tegasnya.
Kondisi ekonomi para pedagang dilaporkan kian memprihatinkan. Saat ini, hanya tersisa sekitar 180 hingga 200 pedagang yang masih aktif bertahan di lokasi bekas kebakaran. Padahal, sebelum insiden 28 Juli 2025, Pasar Taman Puring dihuni oleh lebih dari 500 pedagang.
Penurunan pendapatan menjadi alasan utama banyaknya pedagang yang memilih pindah. Saat ini, rata-rata pendapatan pedagang yang bertahan hanya berkisar Rp200 ribu per hari dengan kondisi yang tidak menentu. Angka ini merosot tajam dibandingkan penghasilan mereka sebelum pasar terbakar.
Para pedagang berharap Pemprov DKI segera membuka ruang sosialisasi langsung untuk memberikan kepastian nasib mereka. Bagi mereka, Pasar Taman Puring bukan sekadar tempat usaha, melainkan bagian penting dari urat nadi ekonomi Kota Jakarta. (Ant/Z-10)


















































