Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menyelesaikan lukisan berjudul Misteri di Sungai Progo saat melukis bersama SBY Art Commmunity di Taman Kyai Langgeng, Magelang, Jawa Tengah, Senin (11/5/2026).(. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/YU)
PRESIDEN ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dikonfrimasi tidak akan menghadiri upacara kemerdekaan HUT RI di Istana pada 17 Agustus 2026. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan SBY sedang menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
"Salah satunya adalah Presiden SBY kebetulan sedang menjalani medical check up, pemeriksaan rutin saja, sehingga kemungkinan besar beliau tidak akan dapat menghadiri upacara detik-detik peringatan Proklamasi," kata Prasetyo, Rabu (12/8).
Prasetyo menyampaikan kondisi tersebut menjadi salah satu informasi terbaru terkait kehadiran para mantan presiden dan wakil presiden yang telah diundang pemerintah. Ia menjelaskan daftar kehadiran belum sepenuhnya final karena masih ada pihak keluarga mantan presiden maupun wakil presiden terdahulu yang baru menghubungi pemerintah untuk memberikan konfirmasi.
"Belum semuanya lengkap konfirmasi, karena ada juga yang baru saja tadi kontak kami untuk diterima baru hari ini oleh pihak keluarga, baik presiden terdahulu maupun wakil presiden yang terdahulu," ujarnya.
Pemerintah, kata Prasetyo, masih akan memperbarui informasi mengenai siapa saja mantan presiden dan wakil presiden yang akan hadir dalam upacara tersebut setelah seluruh konfirmasi diterima.
Selain menyiapkan daftar tamu kenegaraan, pemerintah juga memperluas fasilitas bagi masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian peringatan kemerdekaan di kawasan Istana.
Prasetyo mengatakan pemerintah menambah satu blok yang memiliki kapasitas sekitar 3.400 orang. Blok tersebut akan dibagi dalam dua sesi, yakni pagi dan sore, untuk menyesuaikan rangkaian kegiatan yang berlangsung.
Penambahan fasilitas tidak hanya ditujukan bagi masyarakat yang memperoleh undangan melalui sistem war tiket. Pemerintah juga memperhatikan masyarakat yang selama ini biasa menyaksikan kegiatan dari sekitar Taman Pandang.
Untuk masyarakat yang diundang dalam upacara kemerdekaan RI, pemerintah menyiapkan satu tenda khusus tambahan. Fasilitas itu diharapkan membuat masyarakat yang berada di sekitar Taman Pandang dapat menyaksikan rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman.
"Termasuk kami akan menambahkan satu blok, tapi memang ini bukan untuk yang undangan mendaftar melalui war tiket kemarin, tapi ini untuk yang biasanya saudara-saudara kita ikut menyaksikan di sekitar Taman Pandang, supaya menyaksikannya jauh lebih enak, kami juga siapkan satu tenda khusus tambahan," tutur Prasetyo. (H-4)


















































