Ilustrasi(Antara)
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda memastikan kelancaran arus transportasi laut penumpang tetap terjaga pasca-insiden terbakarnya Kapal Motor (KM) Prince Soya. Otoritas pelabuhan telah menyiapkan langkah mitigasi agar ribuan calon penumpang tidak terdampak oleh musibah tersebut.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Samarinda, Yuliansyah, menyatakan bahwa pihaknya segera mengambil langkah taktis untuk menjamin jadwal pelayaran. "Kami segera mengambil langkah mitigasi menyeluruh agar jadwal pelayaran ribuan penumpang tidak telantar akibat insiden ini," ujarnya di Samarinda, Sabtu (1/8).
Mitigasi dan Pengalihan Penumpang
KM Prince Soya yang memiliki kapasitas 1.800 orang sedianya dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Samarinda pada Minggu pukul 14.00 WITA. Untuk mengantisipasi pembatalan, KSOP telah menyiapkan skema pengalihan ke armada kapal pengganti yang telah dinyatakan layak laut.
Yuliansyah menegaskan bahwa seluruh hak penumpang, terutama bagi mereka yang telah melakukan pembelian tiket secara daring (online), akan tetap terpenuhi secara utuh melalui armada siaga tersebut.
Data Insiden KM Prince Soya:
| Waktu Kejadian | Sabtu, Pukul 11.02 WITA |
| Lokasi | Dermaga Pelabuhan Samarinda |
| Kapasitas Kapal | 1.800 Penumpang |
| Titik Api | Dek sebelah kanan (area tangki oli) |
| Korban Jiwa | Nihil (Kapal dalam kondisi kosong) |
Kronologi dan Penyebab Awal
Kebakaran pertama kali terdeteksi oleh petugas jaga pelabuhan pada pukul 11.02 WITA. Kepulan asap hitam pekat terlihat bersumber dari bagian dek kapal. Merespons situasi darurat tersebut, tim gabungan pemadam kebakaran bersama Pelindo segera mengerahkan armada untuk melakukan pemadaman terpadu.
Fokus penyemprotan air diarahkan pada area dek sebelah kanan kapal. KSOP juga menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk mempercepat proses penjinakan api di area dermaga. Berdasarkan identifikasi awal, api diduga dipicu oleh permasalahan pada sebuah tangki yang berisi oli.
Saat ini, tim ahli bersama aparat kepolisian masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. KSOP memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena kapal sedang bersandar dan tidak berpenumpang. Pasca-insiden, pengawasan standar keselamatan pelayaran akan semakin diperketat guna menjamin keamanan pengguna jasa transportasi laut.

















































