Militer Iran Tuding AS Perkeruh Ketegangan di Timur Tengah

3 hours ago 1
Militer Iran Tuding AS Perkeruh Ketegangan di Timur Tengah Asap sisa ledakan rudal kiriman Israel di Teheran, Iran.(Dok. AFP/Sepah News)

MILITER Iran menuduh Amerika Serikat (AS) memperburuk ketegangan di Timur Tengah dan memperingatkan negara-negara di kawasan agar tidak bekerja sama dengan Washington.

Militer Iran menuding Amerika Serikat (AS) terus meningkatkan ketegangan di Timur Tengah di tengah konflik yang masih berlangsung. Pernyataan itu disampaikan Kepala Komando Pusat Militer Iran Ali Abdollahi pada Sabtu (1/8).

"Amerika Serikat dengan cepat bergerak menuju eskalasi ketegangan di kawasan," kata Abdollahi dikutip dari AFP.

Ia juga memperingatkan negara-negara di kawasan agar tidak memberikan dukungan kepada Washington.

"Negara mana pun yang menjadi tameng pertahanan bagi Amerika yang kriminal dan agresif akan dilalap kobaran perang," ujarnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman akan menyerang Iran dengan "sangat keras".

Media di AS melaporkan Trump tengah mempertimbangkan serangan besar baru paling cepat pada akhir pekan ini, termasuk menyasar infrastruktur energi Iran.

Pekan ini, Iran dan AS kembali terlibat saling serang pada malam hari setelah jeda pertempuran selama beberapa hari. Namun, tidak ada laporan serangan semalam dari Jumat (31/7) hingga Sabtu (1/8).

Konflik di Timur Tengah pecah pada 28 Februari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran. Teheran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone ke berbagai wilayah di kawasan. (AFP/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |