Mobil Ambulance terlibat kecelakaan di ruas tol Batang-Semarang pada Rabu (19/8) dini hati mengakibatkan 1 tewas dan 2 luka.(Dok. Polresta Batang)
KECELAKAAN beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Tol KM 379+900 Batang-Semarang, tepatnya di wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (19/8) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB. Peristiwa mengenaskan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka berat.
Kendaraan yang terlibat dalam musibah tersebut adalah satu unit mobil ambulans bernomor polisi D 1142 AFZ, truk bak besi BE 8501 PV, serta dua minibus masing-masing berpelat nomor G 1480 BK dan B 2058 UOR.
"Ada satu korban tewas dan dua orang luka berat kini sedang ditangani tim medis di rumah sakit," kata Kepala Satuan Lalulintas Polresta Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, Rabu (19/8).
Peristiwa berdarah di ruas tol arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang) ini bermula saat mobil ambulans melaju di jalan lurus berpermukaan beton. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi ambulans diduga kurang konsentrasi hingga menabrak bagian belakang samping kanan truk bak besi yang berada searah di depannya.
Benturan keras tersebut membuat ambulans oleng ke kanan dan langsung menghantam bagian samping kiri minibus G 1480 BK yang sedang melaju di lajur kanan.
Dampak tabrakan tak berhenti di situ. Kerasnya benturan membuat ban cadangan truk terlepas dan terlempar ke jalanan.
"Saat ambulans itu menabrak bagian belakang juga mengakibatkan ban cadangan truk terlepas," ujar Eka.
Ban cadangan yang terlepas dari truk Hino tersebut kemudian mengenai bagian depan minibus B 2058 UOR yang tengah melaju searah di belakang ambulans. Akibat insiden berantai ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat mengalami gangguan.
Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi para korban dan kendaraan yang terlibat, agar tidak melumpuhkan arus kendaraan lain.
"Petugas masih melakukan pendataan dan juga penyelidikan lebih lanjut," imbuh Eka. (Z-2)


















































