CANTIKA.COM, Jakarta - Penyanyi Dua Lipa kembali mencuri perhatian. Namun kali ini bukan lewat lagu terbaru atau penampilan panggungnya, melainkan melalui sebuah proyek literasi yang mengusung pesan kuat tentang kebebasan berekspresi. Penyanyi berdarah Inggris-Albania tersebut meresmikan Manifesto Library, perpustakaan permanen yang didedikasikan khusus untuk buku-buku yang pernah dilarang, disensor, atau menuai kontroversi di berbagai negara.
Perpustakaan tersebut dibuka dalam gelaran perdana festival buku internasasional BABELL di Porto, Portugal. Berlokasi di auditorium budaya toko buku bersejarah Livraria Lello, Manifesto Library menghadirkan lebih dari 100 judul buku yang dipilih berdasarkan empat tema utama, yakni kekuasaan, kendali, suara, dan ingatan.
Setiap buku yang masuk dalam koleksi memiliki latar belakang berbeda. Ada yang pernah dilarang pemerintah, dikeluarkan dari kurikulum sekolah, hingga ditulis oleh penulis yang harus menghadapi ancaman hukum maupun tekanan pribadi akibat karya mereka.
Berawal dari Service95
Inisiatif ini menjadi kelanjutan dari kecintaan Dua Lipa terhadap dunia literasi. Pada 2021, ia meluncurkan Service95, yang awalnya berupa newsletter berisi rekomendasi gaya hidup dan budaya. Platform tersebut kemudian berkembang menjadi media digital lengkap, termasuk menghadirkan klub buku virtual pada 2023.
Melalui Manifesto Library, pelantun Levitating itu ingin menghadirkan ruang yang memungkinkan masyarakat mengakses karya-karya yang selama ini dibatasi. Dalam pernyataannya, Dua Lipa menyebut perpustakaan tersebut sebagai tempat berlindung bagi buku-buku yang pernah "dibungkam" serta para penulis yang berani mengkritik struktur kekuasaan.
"Perpustakaan ini adalah tempat suci bagi buku-buku yang hilang, bagi para penulis yang keberaniannya mengungkap struktur kekuasaan dan kendali, serta bagi para pembaca yang menolak diberi tahu buku apa yang boleh mereka baca. Terkadang tindakan paling revolusioner yang bisa dilakukan adalah membaca sebuah buku lalu membicarakannya," ujarnya.
Berisi Karya Penulis Dunia
Manifesto Library menghadirkan sejumlah karya sastra yang telah lama dikenal karena kontroversinya.
Salah satunya adalah novel distopia The Handmaid's Tale karya Margaret Atwood yang beberapa kali masuk daftar buku paling banyak diprotes di sekolah-sekolah Amerika Serikat.
Selain itu terdapat pula karya Salman Rushdie, termasuk penulis yang selama bertahun-tahun hidup dalam ancaman setelah penerbitan The Satanic Verses pada 1988. Koleksi lainnya mencakup karya Olga Tokarczuk, peraih Nobel Sastra asal Polandia yang sempat menuai kontroversi di negara asalnya, hingga memoar Felon karya penyair sekaligus pengacara Reginald Dwayne Betts, yang mengangkat pengalaman hidupnya selama menjalani masa hukuman penjara.
Soroti Meningkatnya Sensor Buku
Peluncuran Manifesto Library juga hadir di tengah meningkatnya fenomena pelarangan buku di berbagai negara, khususnya Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, American Library Association mencatat jumlah buku yang dipermasalahkan di sekolah-sekolah negeri mencapai angka tertinggi dalam lebih dari tiga dekade. Pada 2025, jumlahnya masih menjadi yang tertinggi kedua sepanjang sejarah pencatatan organisasi tersebut.
Sekitar 40 persen buku yang diprotes diketahui mengangkat kisah komunitas LGBTQIA+ maupun pengalaman hidup kelompok masyarakat kulit berwarna.
Di luar kesuksesannya sebagai penyanyi dengan sederet lagu hit seperti Levitating, One Kiss, hingga album Future Nostalgia yang memenangkan Grammy Award, Dua Lipa beberapa tahun terakhir juga aktif membangun identitasnya sebagai pegiat literasi.
Lewat Service95, ia rutin membagikan rekomendasi buku, menghadirkan podcast bersama para penulis dunia, hingga mendiskusikan isu budaya dan sosial bersama tokoh-tokoh ternama seperti Margaret Atwood dan penyair Kae Tempest.
Melalui Manifesto Library, Dua Lipa kembali menunjukkan bahwa membaca bukan sekadar aktivitas pribadi, tetapi juga menjadi bentuk kebebasan berpikir dan ruang untuk merawat keberagaman perspektif.
ECKA PRAMITA | OCULA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)









:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)







