Pemerintah Tak Toleransi Penembakan Pilot di Papua

4 hours ago 1

MENTERI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menyatakan mengecam keras penembakan pilot dan pembakaran pesawat AMA yang diduga dilakukan oleh milisi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Peristiwa yang terjadi di Yahukimo pada Kamis, 2 Juli 2026 membuat seorang pilot asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin tewas.

"Pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan dan tindakan keji," kata dia dalam keterangan tertulis, dikutip pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dia mengatakan penembakan yang dilakukan kelompok separatis itu juga berdampak pada aktivitas masyarakat. Sebab, sarana transportasi udara telah menjadi urat nadi pelayanan bagi kehidupan masyarakat Papua.

Djamari menyatakan kementerian bakal mendorong proses penyelidikan dan langkah penegakan hukum terhadap pelaku. "Sekaligus mendorong upaya pengamanan penerbangan perintis guna menjamin keselamatan masyarakat dan kelangsungan pelayanan publik," ucap pensiunan jenderal ini.

Saat ini, kata dia, Kemenkopolkam masih memantau dan berkoordinasi dengan TNI-Polri beserta instansi lainnya perihal penanganan insiden penembakan pilot asal Amerika Serikat tersebut. Dia mengapresiasi respons aparat dalam mengevakuasi jenazah yang tewas dalam peristiwa ini.

"Jenazah telah berada di RST Timika untuk selanjutnya Koops TNI Habema akan menyerahkan kepada PT AMA untuk diterbangkan ke Jakarta," ujar Djamari.

Berdasarkan kronologi versi TNI, penembakan terhadap pilot dan pembakaran pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 ini diduga kuat dilakukan oleh OPM pimpinan Elkius Kobak. Panglima Kogabwilhan III Letnan Jenderal Lucky Avianto mengatakan, pesawat perintis jenis Pilatus Porter ini berangkat dari Bandara Wamena pada pukul 06.30 WIT dan mendarat di Lapangan Terbang Ipdeheik Kampung Balinggama, Yahukimo sekitar 16 menit setelahnya.

Menurut Lucky, ketika pesawat hendak mendarat milisi TPNPB secara membabi buta melakukan penyerangan. Pilot berkebangsaan Amerika Serikat atas nama Nicholas F. Goselin tewas dalam insiden ini. "Untuk penumpang berjumlah tujuh orang dinyatakan selamat," ujar dia.

TPNPB-OPM menyatakan bertanggung jawab dalam kasus penembakan pilot dan pembakaran pesawat di Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis, 2 Juli kemarin.

Juru bicara markas pusat TPNPB Sebby Sambom mengatakan, penembakan pilot berpaspor Amerika Serikat dan pembakaranpesawat dilakukan langsung oleh milisi TPNPB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.

"Kami tembak sebagai ultimatum agar tidak ada lagi maskapai Indonesia yang terbang di tanah Papua," kata Sambom dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026.

Pilihan Editor:  Operasi Militer di Balik Proyek Lumbung Pangan Papua

Andi Adam berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |