Mengapa Danantara Harus Disiplin Terbitkan Laporan Keuangan

2 hours ago 1

PENELITI Center of Reform on Economics (CORE), Dipo Satria meminta Badan Pengelola Investasi Danantara dapat menyampaikan laporan keuangan secara tepat waktu. “Ini langkah awal yang baik, tapi Danantara masih perlu membuktikan standar tata kelola yang lebih disiplin ke depannya," kata Dipo, dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026.

Pernyataan itu disampaikan Dipo menanggapi rencana Danantara yang akan mengumumkan laporan keuangan konsolidasian tahun 2025. Langkah Danantara tersebut dinilai bisa memperkuat tata kelola dan transparansi pengelolaan aset negara.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut dia, hadirnya laporan keuangan yang telah dikonsolidasikan itu bisa menjadi penting bagi Danantara, terutama untuk membangun standar pengelolaan yang lebih terintegrasi dan sejalan dengan praktik pengelolaan sovereign wealth fund (SWF) global. “Namun, kalau kita bicara soal komitmen transparansi tata kelola, merilis laporan saja belum cukup."

Dipo menjelaskan, transparansi tata kelola yang baik tidak hanya diukur dari eksistensi laporan keuangan. Lebih dari itu, Dipo menilai ketepatan waktu pelaporan menjadi hal yang harus diperhatikan.

Ia menyarankan Danantara dapat menyampaikan laporan keuangan tepat waktu dan memenuhi kelengkapan informasi mengenai pengelolaan aset serta proses audit oleh pihak independen. Dengan mengonsolidasikan laporan keuangan seluruh BUMN menjadi hal positif, Danantara menunjukkan adanya upaya untuk membangun sistem pelaporan yang lebih terintegrasi dan komprehensif. 

Upaya tersebut, kata Dipo, dapat menjadi landasan bagi penguatan pengawasan, peningkatan efisiensi, dan penciptaan nilai tambah yang lebih besar bagi negara. Ia berharap, konsistensi penerapan prinsip tata kelola yang baik dapat membangun kepercayaan publik dan investor terhadap Danantara. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan keberlanjutan reformasi tata kelola dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan agar kredibilitas lembaga semakin kokoh.

Sebelumnya, Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, mengatakan laporan keuangan akan disampaikan setelah proses audit rampung. “Akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Rohan dalam keterangan tertulis pada Kamis, 2 Juli 2026.

Meski demikian, laporan keuangan setiap Badan Usaha Milik Negara telah selesai per 30 Juni 2026 dan dapat diakses melalui masing-masing situs web resmi mereka. Sementara itu laporan keuangan konsolidasian Danantara diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Rohan menyampaikan bahwa Danantara mulai merealisasikan mandat investasi melalui sejumlah investasi strategis yang didanai oleh dividen BUMN yang telah diterima pada tahun 2025. Sebagian dividen dialokasikan untuk mendukung proyek-proyek yang memiliki nilai strategis terhadap pembangunan nasional dan diharapkan menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang.

Proyek yang dimaksud antara lain Kampung Haji dan Umrah di Makkah, Arab Saudi. Kemudian proyek waste to energy untuk pengelolaan sampah secara berkelanjutan dan untuk meningkatkan ketahanan energi.

“Seluruh investasi tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent (hati-hati), serta orientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat,” ucap Rohan.

M. Faiz Zaki berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |