Infrastruktur Baru Dongkrak Prospek Investasi Canggu

1 week ago 3
Infrastruktur Baru Dongkrak Prospek Investasi Canggu Pembukaan Murino Gallery pada Jumat (31/7/2026).(Dok. MI)

PERCEPATAN pembangunan infrastruktur di kawasan Badung, Provinsi Bali, mendorong pengembang properti memperkuat ekspansi di koridor Canggu-Berawa. Murino Group menjadi salah satu pengembang yang meningkatkan penetrasi bisnis di kawasan tersebut seiring rencana pembangunan Water Taxi Bandara Ngurah Rai-Canggu dan shortcut Berawa yang diproyeksikan memperbaiki konektivitas kawasan.

CEO Murino Group Efrat Tio mengatakan peningkatan aksesibilitas menjadi salah satu faktor yang memperkuat prospek bisnis properti dan hospitality di Berawa. Perusahaan melihat kawasan tersebut masih memiliki ruang pertumbuhan, terutama untuk segmen properti premium dan hospitality.

“Berawa memiliki karakter yang modern, dinamis, dan terus berkembang. Infrastruktur yang terus berkembang tentu akan memberikan nilai tambah bagi kawasan ini,” kata Efrat, Jumat (7/8).

Ia menjelaskan, salah satu proyek yang dinilai dapat mengubah akses menuju Canggu adalah Water Taxi yang direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan tersebut melalui jalur laut.

Transportasi itu disiapkan sebagai alternatif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Bali selatan. Perjalanan Bandara Ngurah Rai-Canggu yang melalui jalur darat dapat membutuhkan sekitar satu hingga dua jam diproyeksikan dapat ditempuh sekitar 30 menit menggunakan jalur laut.

Berdasarkan rencana pembangunan, konstruksi proyek tersebut ditargetkan berlangsung mulai Agustus 2026 hingga Juli 2027.

Selain jalur laut, peningkatan akses juga dilakukan melalui pembangunan jaringan jalan di Kabupaten Badung. Salah satunya shortcut Berawa sepanjang sekitar 4,7 kilometer yang menghubungkan Berawa, Umalas, Banjar Semer, Kedampal, hingga Jalan Teuku Umar Barat.

Jalur dengan lebar sekitar 10 meter tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026. Secara keseluruhan, pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Badung pada 2026 mencakup sekitar 15,6 kilometer.

Perbaikan konektivitas menjadi penting bagi kawasan Canggu dan Berawa yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang menjadi pusat pariwisata, hospitality, dan properti premium. Keterbatasan jaringan jalan di tengah peningkatan aktivitas wisata dan pembangunan properti selama ini turut memicu kemacetan di sejumlah titik.

Murino Group menilai perubahan infrastruktur tersebut akan memperbesar daya tarik investasi karena akses menjadi salah satu faktor utama dalam penilaian aset properti.

Ekspansi perusahaan di Berawa juga dilakukan ketika pasar properti Bali masih ditopang pertumbuhan sektor pariwisata. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali sepanjang 2025 disebut mencapai sekitar 6,95 juta orang atau meningkat 9,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan tersebut ikut memperkuat permintaan terhadap vila, hunian investasi, dan akomodasi yang dikelola secara profesional.

Sejumlah laporan pasar yang menjadi acuan perusahaan mencatat tingkat okupansi vila di kawasan seperti Canggu, Berawa, Seminyak, dan Uluwatu berada pada kisaran 70%-85%.

Pada saat yang sama, harga tanah di sejumlah kawasan strategis disebut meningkat sekitar 15%-30% dalam dua tahun terakhir, sedangkan harga properti premium mengalami apresiasi sekitar 7%-15% per tahun.

Potensi imbal hasil sewa kotor atau gross rental yield vila yang dikelola secara profesional disebut berada pada kisaran 8%-15%. Angka tersebut membuat pasar Bali tetap menarik bagi investor, tetapi sekaligus mendorong persaingan pengembang dalam menawarkan proyek dengan legalitas, pengelolaan, dan diferensiasi produk yang lebih kuat.

Efrat mengatakan karakter investor di Bali juga mulai berubah. Menurut dia, investor kini tidak hanya mengejar kenaikan harga aset, tetapi semakin mempertimbangkan kepastian legalitas, kualitas konstruksi, pengelolaan properti, dan keberlanjutan proyek.

“Kami melihat masa depan properti Bali akan semakin mengarah pada proyek yang mampu menggabungkan desain, pengalaman tinggal, hospitality, keberlanjutan, dan nilai investasi dalam satu ekosistem,” ujarnya.

Untuk menangkap perubahan tersebut, Murino Group memperkuat operasi di Berawa dengan membuka Murino Gallery pada 31 Juli 2026. Fasilitas itu diposisikan sebagai pusat konsultasi investasi dan pemasaran proyek perusahaan, bukan hanya kantor administratif.

Melalui fasilitas tersebut, calon investor dapat memperoleh informasi mengenai proyek, skema investasi, hingga konsep pengelolaan properti yang dikembangkan perusahaan.

“Murino Gallery menjadi tempat bertemu, berdiskusi, sekaligus memperkenalkan visi Murino Group kepada investor dan mitra bisnis. Ini merupakan langkah penting untuk mendukung pertumbuhan perusahaan secara lebih profesional dan berkelanjutan,” kata Efrat.

Salah satu proyek yang dipasarkan melalui fasilitas tersebut adalah The Ease Canggu, pengembangan dengan konsep wellness living yang menggabungkan hunian, investasi, dan layanan hospitality. Show unit proyek itu juga telah dibuka untuk calon konsumen.

Murino Group menyatakan pasar proyek tersebut berasal dari investor domestik maupun internasional. Perusahaan berencana menggunakan fasilitas di Berawa sebagai basis pemasaran proyek yang sudah berjalan sekaligus peluncuran proyek-proyek baru di Bali.

Menurut Efrat, pembangunan infrastruktur akan menjadi katalis penting bagi pertumbuhan kawasan, tetapi kompetisi pasar properti Bali juga akan semakin ketat.

Pengembang, kata dia, tidak lagi cukup mengandalkan kenaikan jumlah wisatawan atau lokasi strategis. Produk dengan sistem pengelolaan yang jelas, konsep yang relevan, serta kemampuan memberikan nilai jangka panjang akan semakin menentukan keputusan investor.

Murino Group juga menyatakan akan melibatkan tenaga kerja, kontraktor, dan mitra lokal dalam pengembangan proyeknya, serta menerapkan efisiensi operasional, pengelolaan kawasan, dan integrasi ruang hijau. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |