Pelatih Persis Ricky Nelson.(Antara)
PELATIH Persis Solo, Ricky Nelson, mengungkapkan bahwa timnya masih mengagendakan dua hingga tiga laga uji coba tambahan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027. Langkah ini diambil guna mematangkan kerangka tim dan memperbaiki kekurangan yang masih terlihat di lapangan.
Dikutip dari laman resmi klub pada Rabu (19/8), Ricky menjelaskan bahwa rangkaian uji tanding tersebut sangat krusial untuk meningkatkan kekuatan Laskar Sambernyawa sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Kami akan terus evaluasi dan mematangkan persiapan. Kami masih ada 2-3 uji coba lagi dan itu akan menjadi poin untuk kita bisa meningkatkan kekuatan tim," tegas Ricky.
Sebelumnya, Persis Solo telah menjalani laga uji coba melawan klub Super League, Java United, di Stadion Kebogiro, Boyolali, pada Selasa (18/7). Dalam pertandingan tersebut, Persis harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1.
Meski menelan kekalahan, Ricky Nelson tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan kekompakan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Mantan asisten pelatih Persija Jakarta itu menilai laga tersebut memberikan pelajaran berharga, terutama dalam memahami tipikal permainan klub-klub yang akan menjadi pesaing di wilayah timur Championship 2026/2027.
Aspek yang Perlu Ditingkatkan
Pelatih asal Nusa Tenggara Timur tersebut mengakui bahwa masih banyak aspek permainan yang perlu dibenahi. Ia menekankan pentingnya kecerdasan dalam mengambil keputusan serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.
"Kami harus lebih kuat, lebih pintar, dan mampu memanfaatkan semua peluang yang ada. Memang ada beberapa kesalahan yang menjadi masalah, namun ini akan kita perbaiki kesalahan tersebut," pungkasnya.
Catatan Persiapan Persis Solo:
- Agenda: 2-3 laga uji coba tambahan.
- Hasil Terakhir: Kalah 0-1 vs Java United (18/7).
- Fokus Evaluasi: Pengambilan keputusan, kekuatan fisik, dan penyelesaian akhir.
Dengan sisa waktu pramusim yang ada, manajemen dan tim pelatih Persis Solo berharap performa tim dapat mencapai level maksimal saat kick-off liga dimulai, demi memenuhi target promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Ant/I-1)


















































