Perkuat Pelestarian Budaya Lampung dan Pemberdayaan Perempuan

1 week ago 3
Perkuat Pelestarian Budaya Lampung dan Pemberdayaan Perempuan Ketua DPW Mighrul Lappung Bersatu DKI Jakarta Septriana Tangkary.(dok.istimewa)

MIGHRUL Lappung Bersatu resmi mengukuhkan Septriana Tangkary bergelar Maharani sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Mighrul Lappung Bersatu DKI Jakarta periode 2026–2031. Pengukuhan yang berlangsung di Manggala Wanabakti, Jakarta, menjadi langkah organisasi memperkuat pelestarian budaya Lampung sekaligus pemberdayaan perempuan Lampung di perantauan.

Dalam sambutannya, Septriana menyatakan amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab untuk memperkuat organisasi sekaligus menjaga warisan budaya Lampung.

"Dengan penuh kerendahan hati, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya sebagai Ketua Mighrul Lappung DPW DKI Jakarta. Amanah ini bukanlah sebuah kebanggaan semata, melainkan tanggung jawab besar yang akan saya emban dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan semangat kebersamaan," ujar Septriana.

Ia mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi daerah. Melalui Mighrul Lappung Bersatu, perempuan Lampung diharapkan dapat mempererat persaudaraan, saling mendukung, sekaligus berkontribusi dalam berbagai bidang.

Menurut Septriana, pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari menjaga bahasa, adat istiadat, seni tari, musik tradisional, hingga kuliner khas Lampung sebagai identitas daerah.

"Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur. Kekayaan budaya Lampung sangatlah luar biasa, mulai dari adat istiadat, bahasa, tari, musik tradisional, hingga kuliner khas seperti seruit, bebay maghring, dan sekubal yang menjadi identitas daerah Lampung," katanya.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Mighrul Lappung Bersatu Dwita Ria Gunadi mengatakan pengukuhan DPW DKI Jakarta diharapkan semakin memperkuat persaudaraan masyarakat Lampung yang berada di ibu kota maupun daerah perantauan lainnya.

"Momen pengukuhan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bersama-sama merajut persaudaraan dan memperkuat persatuan keluarga besar masyarakat Lampung, baik yang berada di Provinsi Lampung, DKI Jakarta, maupun di perantauan," ujar Dwita.

Ia menjelaskan Mighrul Lappung Bersatu berdiri pada 25 Oktober 2023 dan hingga kini telah membentuk kepengurusan di 15 kabupaten/kota di Lampung sebelum memperluas organisasi ke DKI Jakarta. Organisasi tersebut juga menjalankan program pelestarian bahasa dan aksara Lampung bekerja sama dengan Universitas Lampung serta mendukung kebijakan Hari Kamis Beradat di Provinsi Lampung.

"Kami berharap anak-anak Lampung tidak kehilangan jati diri, karena sejatinya tugas Mighrul Lappung adalah menyatukan persatuan dan persaudaraan serta mewariskan adat budaya kepada generasi muda," kata Dwita.

Pengukuhan turut dihadiri Gubernur Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua DPRD Provinsi Lampung Irine Fransisca Giri, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Lampung di Jakarta Yosyalendra, Kapolda Banten Hengki, serta sejumlah tokoh perempuan nasional dan tokoh adat Lampung.

Melalui kepengurusan baru, Mighrul Lappung Bersatu DKI Jakarta menargetkan penguatan kapasitas perempuan Lampung di perantauan sekaligus menjaga nilai-nilai falsafah hidup masyarakat Lampung, yakni Pi'il Pesenggiri, Bejuluk Beadek, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sembayan. (Hym/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |