Sistem Tata Udara Terus Beradaptasi terhadap Perkembangan Bangunan Hijau

5 hours ago 1
Sistem Tata Udara Terus Beradaptasi terhadap Perkembangan Bangunan Hijau Dua sistem tata udara untuk bangunan komersial, VRV 6X dan VRV 6A, meraih sertifikat Green Label Indonesia dengan predikat, Platinum.(Dok.Daikin)

DUA sistem tata udara untuk bangunan komersial, VRV 6X dan VRV 6A, meraih sertifikat Green Label Indonesia dengan predikat tertinggi, Platinum. Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh Green Product Council Indonesia (GPCI), lembaga nirlaba yang berfokus pada pengembangan standar produk ramah lingkungan.

Wakil Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia Budi Mulia mengatakan, pencapaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong penggunaan teknologi tata udara yang lebih hemat energi dan memiliki dampak lingkungan lebih rendah.

"Sertifikat hijau dengan tingkatan tertinggi ini menjadi representasi komitmen Daikin terhadap upaya pengurangan jejak karbon di Indonesia. Dilakukan melalui inovasi sistem HVAC hemat energi dan ramah lingkungan untuk mendukung berkembangnya bangunan hijau," ujar Budi.

Green Label Indonesia merupakan sertifikasi lingkungan yang diberikan untuk berbagai produk, termasuk bahan bangunan, interior, perlengkapan bangunan, serta produk pendukung lainnya. Sertifikasi ini menjadi salah satu acuan dalam mengidentifikasi produk yang memenuhi standar lingkungan berdasarkan proses penilaian yang melibatkan tenaga ahli dan auditor profesional.

Dalam proses sertifikasinya, GPCI menilai sejumlah aspek, mulai dari material dan kualitas produk, proses manufaktur, pengelolaan lingkungan dan limbah, hingga penerapan Extended Producer Responsibility (EPR).

EPR merupakan pendekatan kebijakan lingkungan yang menempatkan tanggung jawab produsen terhadap produk tidak hanya pada tahap produksi, tetapi juga sepanjang siklus hidupnya.

Berdasarkan hasil verifikasi terhadap seluruh aspek tersebut, VRV 6X dan VRV 6A memperoleh nilai sempurna 100%. Capaian tersebut membuat kedua produk mendapatkan peringkat Platinum sebagai level tertinggi dalam sertifikasi Green Label Indonesia.

Sertifikasi tersebut juga menjadi yang pertama diterbitkan GPCI untuk kategori sistem AC VRV. Kehadiran kategori tersebut tidak terlepas dari keterlibatan DAIKIN yang menjadi salah satu inisiator dalam pengembangan kriteria penilaian khusus untuk produk AC VRV bersama GPCI.

ACUAN YANG LEBIH JELAS
Menurut Budi, keberadaan standar lingkungan yang spesifik untuk sistem tata udara komersial dapat memberikan acuan yang lebih jelas bagi pelaku industri dalam memilih produk yang memenuhi aspek keberlanjutan.

"Dorongan pada hadirnya sertifikat hijau bagi AC komersial dari lembaga independen tepercaya menjadi penting untuk memberi kemudahan sekaligus kepastian bagi berbagai pihak dalam industri untuk mendapatkan produk ramah lingkungan," katanya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan pencapaian sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong industri manufaktur menerapkan teknologi yang lebih berkelanjutan. Daikin juga menyatakan akan terus mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mencapai target net zero emission.

Perusahaan sendiri telah menetapkan target mencapai net zero emission pada 2050. Melalui pengembangan teknologi tata udara yang lebih efisien dan ramah lingkungan, Daikin berharap dapat turut berkontribusi terhadap pengurangan emisi sekaligus mendorong pertumbuhan bangunan hijau di Indonesia. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |