Bareskrim Limpahkan Laporan terhadap Abu Janda Cs ke Polda

1 week ago 17

PERSONEL Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI atau Bareskrim Polri melimpahkan laporan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda, Grace Natalie, dan Ade Armando ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya. Ketiganya sebelumnya dilaporkan atas dugaan penghasutan lewat media elektronik atas ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal mengatakan pelimpahan dilakukan karena sebelumnya ada laporan serupa di Polda Metro Jaya. “Kalau dalam satu lokus maupun tempus yang sama dan objek perkaranya juga sama, ya kami jadikan satu penanganannya," kata Wira di Universitas Al Azhar, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 Juni 2026.

Wira mengatakan, penyidik Bareskrim Polri tetap memberikan bantuan penanganan terhadap perkara yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Pelimpahan serupa juga pernah dilakukan atas laporan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) soal penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Penyidik Bareskrim melimpahkan laporan karena Polda Metro Jaya sudah menangani perkara itu sebelumnya.

Aliansi dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam sebelumnya melaporkan pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda, serta dua politikus Ade Armando dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan terkait dugaan penghasutan lewat media elektronik, buntut polemik ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 5 Maret 2026 lalu.

“Kami hari ini mewakili sekitar 40 ormas Islam yang kita sebut dengan Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama datang untuk membuat laporan kepolisian yang akan melaporkan tiga orang, yaitu saudara Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie,” kata Direktur LBH Hidayatullah Syaefullah Hamid pada Senin, 4 Mei 2026.

Syaefullah mengatakan, pihaknya menilai ketiga orang tersebut telah melakukan framing atas JK melalui video dan siaran siniar yang mereka unggah di media sosial. "Ade Armando yang telah mem-posting video penggalan yaitu di Cokro TV tanggal 9 April 2026. Lalu Permadi Arya yang mem-posting di media sosialnya tanggal 12 April 2026. Lalu Grace Natalie yang mem-posting pada media sosialnya tanggal 13 April 2026. Ada narasi-narasi yang dibangun yang di mana ada video yang tidak utuh yang disampaikan pada publik," kata dia.

Hanin Marwah berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |