Beri Penghargaan, Wali Kota Bontang Minta Sinergitas TJSLP Diperkuat

3 hours ago 2
Beri Penghargaan, Wali Kota Bontang Minta Sinergitas TJSLP Diperkuat Pemerintah Kota Bontang memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan dalam ajang TJSLP Award 2025, yang digelar di Makassar, Kamis (20/8) malam.(MI/Lina Herlina)

PEMERINTAH Kota Bontang memberikan penghargaan tertinggi kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berkontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan melalui ajang TJSLP Award 2025, yang digelar di Makassar, Kamis (20/8) malam.

Penganugerahan TJSLP Award 2025 sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi perusahaan yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan ini diberikan untuk 14 bidang, yaitu:

  • Bidang Pendidikan
  • Bidang Lingkungan Hidup
  • Bidang Perpustakaan dan Kearsipan
  • Bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana
  • Bidang Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata
  • Bidang Pengelolaan Keuangan Daerah
  • Bidang Komunikasi dan Informatika
  • Bidang Kesehatan
  • Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
  • Bidang Koperasi, Usaha Kecil/Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian
  • Bidang Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian
  • Bidang Pemerintahan Kewilayahan
  • Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  • Bidang PSDA

Namun di tengah apresiasi itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni melontarkan sejumlah target ambisius, mulai dari eliminasi nilai Proper merah hingga peningkatan porsi pekerjaan bagi warga lokal, sebagai bentuk sinergitas yang lebih erat antara pemerintah daerah dan korporasi.

Neni Moerniaeni, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tidak terhingga atas kontribusi semua perusahaan di Kota Bontang.

Menurutnya, kesuksesan pembangunan daerah tidak lepas dari sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Kota Bontang dan sektor swasta.

"Alhamdulillah, berkat sinergitas ini, kita mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri terkait program penanggulangan pengangguran. Kita menjadi kota terbaik dan mendapatkan dana Rp3 miliar di tengah tekanan fiskal yang bisa kita gunakan kembali untuk pembangunan," ujar Neni.

Salah satu poin penting yang ditekankan Wali Kota adalah komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Ia meminta seluruh perusahaan untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan menargetkan tidak ada lagi perusahaan yang meraih nilai Proper merah ke depannya.

"Kota Bontang dari dulu sudah mendapatkan penghargaan proper, memang ada yang merah sedikit, tapi itu bukan permasalahan lingkungan yang besar. Ke depan, saya minta tidak ada lagi perusahaan yang punya nilai proper merah. Insya Allah, semua bisa mengikuti yang lainnya," tegasnya.

Selain itu, Neni juga menyoroti pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan.

Pemerintah Kota berkomitmen agar perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Bontang mempekerjakan 75% tenaga kerja asli Bontang. Ia bahkan optimis persentase itu bisa mencapai 100% jika ketersediaan tenaga kerja terampil terpenuhi.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendukung visi besar menjadikan Bontang sebagai Kota Jasa Indonesia yang ekonominya tumbuh berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Wali Kota Neni mengapresiasi besaran dana TJSLP yang dikucurkan, seperti PT PKT yang mencapai Rp45 miliar dan ditargetkan meningkat menjadi Rp60 miliar tahun depan, serta berharap seluruh program TJSLP dapat disinergikan dengan rencana pembangunan daerah. 

Daftar Penerima Penghargaan TJSLP Kota Bontang 2025:

1. PT. Pupuk Kalimantan Timur (PKT)
2. PT. Badak LNG / NGL
3. PT. Indominco Mandiri
4. PT. Pamapersada Nusantara
5. PT. Kaltim Methanol Industri (KMI)
6. PT. Kaltim Nitrate Indonesia (KNI)
7. PT. Kaltim Industrial Estate (KIE)
8. PT. Kaltim Daya Mandiri (KDM)
9. PT. Kaltim Parna Industri (KPI)
10. PT. Kaltim Nusa Etika (KNE)
11. PT. PLN (Persero)
12. PT. Telkom Indonesia
13. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
14. PT. Pertamina Gas
15. PT. Bankaltimtara Syariah
16. PT. Black Bear
17. PT. Yepeka Usaha Mandiri (YUM)
18. Tanoto Foundation
19. LAZ BMBU
20. PT. Graha Power Kaltim (GPK)
21. PT. Energi Unggul Persada
22. PT. United Tractor
23. PT. Kaltim Ammonium Nitrat
24. PT. Samator Gas Industri Bontang
25. Rumah Sakit Islam Bontang
26. Rumah Sakit Pupuk Kaltim
27. Alfamidi - Bontang Baru
28. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim
29. Perum Bulog Cabang Samarinda
30. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk
31. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim Kaltara
32. PT. HHE KIE
33. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT. Pupuk.

(LN/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |