Pangeran Harry dan Meghan Markle(Instagram)
RENCANA kepindahan Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali ke Inggris setelah enam tahun menetap di Amerika Serikat menuai sorotan publik. Tanggapan mengenai kepindahan pasangan bergelar Duke dan Duchess of Sussex ini pun sampai ke ranah pemerintah Inggris.
Saat ditanya mengenai pengaturan keamanan bagi Harry dan keluarganya sekembalinya ke tanah air, Perdana Menteri Inggris menegaskan hal tersebut merupakan urusan internal pasangan itu sendiri.
"Ini adalah urusan pribadi. Ini adalah masalah bagi Harry dan Meghan, dan kami mendoakan yang terbaik untuk kepindahan yang mereka lakukan," ujar Perdana Menteri Inggris saat ditemui awak media di West Yorkshire.
Pasangan tersebut dijadwalkan memboyong kedua anak mereka, Pangeran Archie, 7, dan Putri Lilibet, 5, untuk menetap di sebuah kediaman pribadi non-kerajaan di luar kota London. Kedua anak mereka juga telah didaftarkan untuk mulai bersekolah di Inggris pada September mendatang.
Meskipun kembali menetap di Inggris, status Harry dan Meghan dipastikan tidak berubah. Keduanya tetap berstatus sebagai anggota keluarga kerajaan non-aktif (non-working royals) dan tidak akan kembali menjalankan tugas-tugas resmi kenegaraan atas nama Kerajaan Inggris.
Isu keamanan sebelumnya menjadi pemicu utama keretakan hubungan Harry dengan pihak berwenang di Inggris. Harry sempat kehilangan hak atas pengawalan polisi yang dibiayai pembayar pajak usai mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020, sebuah keputusan yang sempat ia gugat secara hukum namun ditolak oleh pengadilan.
Mengenai mekanisme pengawalan yang akan diterapkan setibanya mereka di Inggris, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Inggris (Home Office) enggan membeberkan rincian demi alasan keselamatan.
"Sistem keamanan perlindungan pemerintah Inggris bekerja secara ketat dan proporsional. Sudah menjadi kebijakan jangka panjang kami untuk tidak memberikan informasi terperinci mengenai pengaturan tersebut, karena hal itu dapat mengompromikan integritas dan memengaruhi keamanan individu," ungkap pihak Kementerian Dalam Negeri Inggris.
Di sisi lain, Raja Charles III dilaporkan telah diberitahu mengenai rencana kepindahan putra bungsu dan menantunya tersebut. Sang Raja menyambut baik kesempatan ini agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu secara pribadi bersama cucu-cucunya. (People/Z-2)


















































