Polairud Polda NTT Evakuasi Korban dan Salurkan 22 Ton Bantuan Gempa

1 hour ago 1
Polairud Polda NTT Evakuasi Korban dan Salurkan 22 Ton Bantuan Gempa Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memindahkan bantuan dari helikopter untuk disalurkan kepada korban gempa.(Ditpolairud Polda NTT)

DIREKTORAT Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan kapal dan personel untuk mempercepat penanganan korban gempa bumi di sejumlah wilayah Flores.

Direktur Polairud Polda NTT Kombes Irwan Nasution mengatakan, jajaran Polairud menjalankan sejumlah misi kemanusiaan, mulai dari menyalurkan kebutuhan untuk tim medis, mendistribusikan bantuan sosial hingga mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan segera.

“Penyaluran segera barang-barang kebutuhan unt team medis guna respon cepat tindakan unt korban  dan pendistribusian bansos ke Reo, Kabupaten Manggarai,” kata Irwan, Jumat (21/8). 

Untuk mempercepat distribusi bantuan, kata Kombes Irwan,  Polri mengerahkan helikopter dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, menuju Reo, Kabupaten Manggarai. Bantuan yang diturunkan dari helikopter, langsung dipindahkan ke mobil untuk dibawa ke wilayah terdampak gempa. 

Selain melalui jalur udara, bantuan sosial juga dikirim menggunakan kapal. Irwan mengatakan bantuan dari Polri yang dikirim untuk masyarakat terdampak mencapai 22 ton dan diangkut menggunakan kapal milik Korpolairud serta kapal milik Ditpolairud Polda NTT dari Labuan Bajo menuju Reo, Manggarai.

“Penyaluran bansos dari polri oleh kapal milik Korpolairud dan milik Ditpolairud polda ntt sebanyak 22 ton untuk masyarakat terdampak bencana, dari Labuan Bajo ke Reo Manggarai,” ujarnya.

Menurut Kombes Irwan, Polairud juga melakukan evakuasi korban bencana dari Reo yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Korban dirujuk menuju Labuan Bajo menggunakan kapal milik Ditpolairud Polda NTT.

“Evakuasi korban bencana dari Reo rujuk ke Labuan Bajo menggunakan kapal milik Ditpolairud Polda NTT,” ujarnya. 

Menurutnya, misi kemanusiaan juga dilakukan di wilayah kepulauan. Kapal Ditpolairud Polda NTT digunakan untuk mengevakuasi korban bencana dari Pulau Palue menuju Maumere. Evakuasi dilakukan terhadap korban yang membutuhkan pertolongan cepat. (Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |