Pesawat SpaceX Ship 40 dari penerbangan uji ke-13 Starship menuju perairan tenang di lepas pantai Pulau Christmas.(SpaceX)
PESAWAT antariksa Starship milik SpaceX berhasil melalui perjalanan panjang di lautan setelah mengapung selama 24 hari di Samudra Hindia. Bagian atas (upper stage) roket yang dinamai Ship 40 tersebut kini telah ditarik dan tiba di perairan tenang lepas pantai Pulau Natal (Christmas Island), wilayah teritorial Australia.
Ship 40 merupakan bagian dari uji coba peluncuran penerbangan ke-13 (Flight 13) yang mendarat utuh di lautan pada 24 Juli lalu setelah lepas landas dari fasilitas Starbase SpaceX di Texas Selatan. Pendaratan tersebut mencatatkan sejarah sebagai pendaratan splashdown utuh pertama yang berhasil dilakukan oleh tahap atas roket Starship.
Sejak mendarat sesuai rencana di Samudra Hindia, tim pemulihan (SpaceX Recovery) dihadapkan pada tugas berat untuk menarik wahana berukuran tinggi 52 meter tersebut menuju pelabuhan. Selama lebih dari tiga minggu, tim pemulihan harus berjuang menembus cuaca buruk dan gelombang laut yang kian ganas.
SpaceX sempat mengungkapkan pada 7 Agustus lalu bahwa timnya menghadapi "kondisi yang menantang dan laut yang semakin bergelombang." Pada satu titik, upaya untuk menarik Ship 40 ke daratan secara aman bahkan diperkirakan berisiko gagal akibat cuaca ekstrem. Namun, tim akhirnya berhasil memandu pesawat raksasa itu menuju perairan yang lebih tenang di Pulau Natal.
"Tim insinyur SpaceX sedang dalam perjalanan untuk melakukan analisis tambahan pada kendaraan di perairan yang lebih tenang sebelum mencoba mengembalikannya ke Starbase," tulis SpaceX dalam pembaruan informasi resminya pada 18 Agustus.
Keberhasilan mempertahankan Ship 40 dalam kondisi utuh memberikan kesempatan langka bagi para insinyur SpaceX untuk mempelajari wahana antariksa tersebut secara langsung. Sebagai tingkat atas pertama yang berhasil terbang ke antariksa dan kembali dalam satu bagian utuh, Ship 40 menjadi objek evaluasi penting guna menyempurnakan sistem aerodinamika, hidrolik, efisiensi ubin pelindung panas, hingga desain keseluruhan Starship.
Evaluasi ini menjadi krusial dalam mendukung target besar SpaceX di masa depan. NASA telah mengontrak SpaceX untuk mengembangkan versi Starship yang akan mendaratkan astronot di Bulan dalam misi Artemis IV pada 2028, serta melakukan uji coba manuver penambatan dengan pesawat Orion pada misi Artemis III.
Saat ini, SpaceX juga tengah mempersiapkan Ship 41 dan pendorong Super Heavy untuk penerbangan uji coba ke-14 (Flight 14). Pada penerbangan berikutnya, perusahaan berencana membawa tingkat atas roket ke orbit sekaligus mencoba menangkap kembali wahana tersebut di Starbase menggunakan lengan kait menara peluncuran "Mechazilla". (Space/Z-2)


















































