Sebanyak 17 Jemaah Haji Jatim masih Dirawat di Arab Saudi

13 hours ago 1
Sebanyak 17 Jemaah Haji Jatim masih Dirawat di Arab Saudi Petugas membantu seorang haji memakai masker setibanya di Bandara Internasional El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (24/6/2026).(Dok Antara)

SEBANYAK 17 jemaah haji asal jawa Timur masih dirawat di rumah sakit di Arab saudi, kendati proses pemulangan jemaah haji tuntas dilakukan oleh Panitia Penerimaan haji Indonesia (PPIH) Jawa Timur tuntas.

Mereka masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi, di RS Hera, RS Samir Abbas, RS Jeddah, RS Saudi German Hospital, Saudi National Hospital, RS King Salman, Madinah Cardiac Center, KKHI Madinah, RS King Fahd, RS Al Mouwasat, RS Jiwar Hospital, Klinik KKHI, RS King Abdullah, RS Al-Saidi Jumum, serta RS Al Noor.

“Mereka dirawat sesuai dengan kondisi masing masing, bila parah akan dirawat di rumah sakit yang besar,” kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam di Surabaya, Sabtu (4/6).

PPIH masih menempatkan petugasnya di rumah sakit untuk mengawasi dan melaporkan perkembangan pasien ke tanah air, kemudian diteruskan ke keluarga. 

Tidak hanya sakit, selama proses haji ini tercatat enam jemaah yang wafat dalam proses pemulangan. Satu jemaah, Hery Widianto asal Kota Malang, wafat di dalam pesawat saat perjalanan menuju Tanah Air. 

Lima jemaah lainnya wafat setelah menjalani perawatan, yakni Wayan Rohani Suwasti asal Kota Malang, Kasijatin Tiba asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri asal Kabupaten Tuban, Marsinah Marjan asal Kabupaten Bojonegoro, dan Sri Oetarti asal Kota Surabaya. 

“Seluruh proses penanganan jenazah dan pemenuhan hak-hak jemaah telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mengawal sampai benar enar tuntas proses penguburan,” ujarnya. 

Mohammad As'adul Anam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan operasional Debarkasi Surabaya tahun ini.

"Keberhasilan penyelenggaraan Debarkasi Surabaya merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas PPIH, pemerintah daerah, instansi terkait, TNI-Polri, petugas kesehatan, maskapai penerbangan, relawan, serta masyarakat yang telah mendukung kelancaran pelayanan jemaah haji. Evaluasi akan terus kami lakukan sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang agar pelayanan kepada jemaah semakin baik, profesional, dan humanis," katanya.(FL/E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |